Saya tidak pernah semarah ini, sekecewa ini. Baru kali ini. Saya ingin marah, tapi tertahan, saya malu. Saya hanya bisa menangis, itupun sepertinya air mata enggan untuk keluar demi orang itu.

Saya membencinya – tidak, saya marah tapi tidak membenci. Saya tetap menyukainya. Saya tetap menaruh hati padanya. Saya sudah hilang akal.

Kenapa harus bertemu dengan dia?

Advertisements

An acceptance

“Close themselves off a bit” — it throws us for a loop, doesn’t it????? We may even panic a bit. So we react by assesing the situation, reading between the lines, trying a bit harder, asking friends for advice or maybe googling articles that make us feel better about what’s going on.

We gave this person all of our headspace while we try and figure things out, when..deep down we know exactly what the problem is. I’m trying to understand. Think of the time, effort and energy we can save with acceptance.


 

MIMPI

Suaranya masih terdengar berat. Dari awalnya kering, kini sudah menjadi batuk berdahak – yang seharusnya segera dikasih obat biar segera pulih –

Bukan itu yang ingin disampaikan disini, melainkan mimpi beberapa hari yang lalu yang sampai saat ini pun masih mengganggu pikiran. Sekedar mimpi singkat tentang seseorang, tapi efek yang ditimbulkan begitu luar biasa. Mungkin rindu, tapi aku yakin bukan firasat. Mungkin juga bagian dari ketakutan akan kehilangan. Aku masih ternyata, dan tidak tahu akan sampai kapan.

——————————-

Beberapa saat setelah mimpi itu, ada hal bodoh (atau mungkin saja pintar) yang sudah aku lakukan. Mempertanyakan mengenai pernikahannya. Sebenarnya aku berharap sebuah jawaban yang “mustahil” akan tetapi semesta lagi-lagi tidak pernah berpihak padaku. Ya sudahlah…memang harus direlakan. You’ve done your best ๐Ÿ™‚

Clueless or Careless?

Sambil mendengarkan lagu dari LEE HI – Breath, aku sebenarnya ingin tertidur di meja kerja yang membosankan ini.

Terpejam memang, sesaat.

Sesaat itulah yang membuat aku sempat berpikir lagi. Ah, sepertinya aku tuh terlalu banyak berpikir, memikirkan sesuatu yang seharusnya tidak dipikirkan.

Bagaimana tidak? Layaknya pop up notification, tiba-tiba memori kemarin malam muncul. Dan lebih parahnya, wajahmu yang muncul terlebih dahulu. Saat terduduk setelah capek berlari.

Dengan tidak mengindahkan bayangan itu, aku bahkan sampai saat ini masih percaya lelaki yang bersamaku kemarin malam adalah seseorang yang careless. Tapi saat mengindahkan bayanganmu, kata careless ini berubah menjadi clueless. Entah apa yang menjadi latar belakangnya, aku masih ingin percaya bahwa dirinya clueless.


Semoga Allah senantiasa menjagaku dari pikiran negatif yang belakangan ini selalu saja mengintaiku.

Re: DENIAL

Tuhan tahu bagaimana cara memberitahu hambaNya agar dia tidak terus-terus’an memikirkan sesuatu yang nantinya akan disesali. Dan mungkin salah satunya dengan “warning”. Mungkin itu salah satu warningNya. Petunjuk kalau bisa dikata.

Awalnya masih heran dan bertanya tanya. Is this even real? Lalu tertawa miris. Such a baby you are, you refers to you, not me nor anyone else.

For some reason, i can’t accept that. Those tiny action define who you are.

Your actions define your character, your words define your wisdom, but your treatment of others defines REAL you.

Tentang Cinta

Konon katanya kata yang tak bisa terungkap akan lebur oleh waktu. Apakah kata merupakan bagian dari waktu juga? Yang selalu tertunda akan tetapi juga dinanti untuk dilepas dari kekangan. Memang benar adanya, cinta membuat kita ahli dalam diam saat bersama sang pemikat hati, tidak jauh berbeda denganmu saat ini.

Melihat satu makhlukMu tersenyum bahagia ketika bertemu dengan sang pujaan, membuatku bahagia pun. Aura kebahagiaan yang dia keluarkan begitu kuat, sungguh aku tidak bohong…Tuhan. Buktinya aku pun senyum-senyum sendiri sepanjang perjalanan menuju Selatan, menemuinya.

Terkadang ada satu rasa yang mengusik. Kecemasan untuk memiliki membuat rasa tidak percaya diri menguasai arena perang, aku harap hanya sesaat. Bagaimana bisa aura bahagiamu yang bisa mempengaruhiku ini bisa menguap begitu saja bersama asap knalpot bajaj yang lewat di depan kita tadi.ย  Kawan, Tuhan menciptakan cinta bukan untuk menjadikan hambaNya rendah diri, melainkan rendah hati.

Jalani saja dulu, selami saja dulu. Itu membiasakan dirimu untuk senantiasa tunduk pada setiap kemungkinan Tuhan yang akan mendatangimu nantinya. Semesta mendengar dan merasakan apa yang kamu yakini, jadi yakinlah! Semoga tak ada keputusan yang diambil dalam keputusasaan. Semoga Tuhan senantiasa memberimu kebaikan dalam segala hal, termasuk laki-laki yang beruntung ini. Kita memang belum lama mengenal satu sama lain, tapi sepertinya aku sudah menganggapmu sebagai saudara sendiri. Sama seperti dua orang abang-abang yang saat ini sedang bersama kita.


Teruntuk : RD

Sisipan beberapa foto:

Processed with VSCO with se3 presetProcessed with VSCO with se3 preset

 

D E N I A L

In my lifetime, i’m sure i’ll meet and have feeling for many people. Or it just some people. My heart keeps liking someone but somehow, my head keeps telling me no, spends time telling me that it’s wrong, he isn’t for me, the feeling is not reciprocal ..etc. But the worst part, my heart is swayed by his kindness, present, and his care.

This creates a pulling tension and leads to painful repressed emotion. That’s why i kept controlling myself from those feelings, until i know the “right” one.

______________________

 

Can you leave me alone?

Have you ever think that your act towards me have been confusing me? Or it just your careless. You made me feel something real again when I believed all I could do was forgeting you. You made me completely insane and my heart is hurt.

The worst part is you get use to someoneโ€”start to like them, evenโ€”and they leave ๐Ÿ™‚