Super Junior – kembalinya sang legenda

SUPER JUNIOR IS BACK !!!!!

Akhirnya setelah menanti cukup lama, mereka comeback juga dengan lagu ballad yang berbeda dari lagu-lagu ballad mereka sebelumnya, One More Chance. Lagu ballad kali ini terdengar lebih “dewasa dan matang” dan bagi saya lebih eargasm, saya suka! Karena lead vocal yang tinggal Yesung (karena Kyuhyun dan Ryeowook sedang wajib milter), Donghae ternyata menymbang suara yang cukup dominan di lagu ini. Suara Donghae pun juga sepertinya mengalami peningkatan yang lebih baik.

Dengar-dengar, lagu ini yang membuat juga si Donghae, sedangkan bagian rap nya si Eunhyuk yang membuat. Untuk MV nya sendiri, alhamdulillah SM tidak membuat M yang seperti dulu. MV One More Chance ini juga terlihat apik digarap, simpel tapi bagus. Overall saya suka sekali sama lagu ballad mereka yang ini (selain Neorago). Semoga makin banyak orang yang suka ya 🙂

tumblr_inline_oycyodubiH1qfj0mz_540

Untuk link lagu One More Chance bisa klik tautan berikut:

https://www.youtube.com/watch?v=-UROg0lsqW0

Advertisements

FILM: PENGABDI SETAN

DKz0BPpVwAA9Prt

 

Nonton film di bioskop bagi saya itu bukanlah suatu keharusan. Banyak film baru yang saya lewatkan karena memang pada dasarnya saya bukan tipikal orang yang suka menonton film. Saya hanya akan melihatnya kalau film tersebut benar-benar menarik untuki ditonton (yah setidaknya bagi saya). Dan sebagian besar film yang saya tonton adalah film animasi, sisanya film horor dan action. Sangat jarang bahkan hampir tidak pernah (seingat saya) menonton film drama percintaan.

Pengabdi Setan. Ya, film inilah yang membuat saya tertarik untuk menonton. Karena begitu banyak review bagus oleh para pengamat film yang tentunya tidak ada keberpihakan dengan film tertentu. Salah satu pengamat film yang saya ikuti adalah mas djaychocolic di twitter. Beberapa hari setelah film Pengabdi Setan ini tayang, dia mereview film tersebut dengan review yang  bagus. Dari situlah saya sangat berniat untuk menonton film tersebut. Terlebih lagi saat saya mengetahui dari mas djay ini kalau sebenarnya film-film dari Joko Anwar ini sebenarnya memuat pesan yang tersirat serta “Telur Paskah, read: kejutan” yang tersembunyi.

1506665817-PSR1

REVIEW

Pengabdi Setan 2017 yang merupakan remake dari film yang terdahulu (1980) dengan judul yang sama pula.

Menceritakan tentang sebuah keluarga yang mengalami keterpurukan di tahun 1981. Sang ibu yang merupakan penyanyi terkenal, mendadak sakit selama 3 tahun. Karena sakit yang diderita ibunya itulah, kondisi keuangan di keluarga tersebut mengalami keterpurukan. Mereka tinggal di rumah neneknya yang berada di tengah hutan dekat areal pemakaman. Ibu yang telah sakit selama 3 tahun ini akhirnya meninggal.

Film ini merupakan film horor yang bagi saya membawa aura yang jelas “suram”. Dari awal sudah disuguhkan kengerian lewat lagu dan juga tone dari film tersebut. Suasana tahun 1980 an sungguh terasa di film ini. Memang mungkin benar, untuk masalah hantu-sound yang mengagetkan ini masih dalam standar yang biasa-lumayan. Tapi seperti yang saya bilang tadi, dari awal saya merasa aura yang diciptakan Joko Anwar pada film ini sungguh terasa oleh saya. Bahkan saya yang lumayan hobi nonton film horor+thriller, sudah ingin keluar dari bioskop saja ketika baru beberapa menit film ini main. Saya ingat, saya terus bisik-bisik ke teman saya “ini kapan kelarnya sih? ini kapan siangnya sih?” saking saya merasa ketakutan dengan aura malam hari yang tidak enak itu. Bahkan sebelum nonton saya sempat membaca ayat kursi hahahaha.

SCENE YANG PALING HOROR

Scene yang paling horor menurut saya ada 2, yaitu saat Rini Sholat dan saat Ibu tiba2 datang dan memanggil Tony “Tony, Ibu ada disini”

AKTOR YANG PALING GANTENG

Di film ini kalian tidak hanya menemukan suatu kengerian, tapi juga menemukan salah satu dari sekian banyak makhluk ciptaan Tuhan yang sungguh rupawan. Siapa dia? Dia adalah BAPAK. Dan saya merupakan Pengabdi Bapak hahaha. Bapak disini diperankan oleh Bront Palarae, seorang aktor dari Negeri Jiran, Malaysia. Di awal film saya tidak tahu bahwa Bront ini merupakan aktor dari Malaysia, sya kira aktor Indonesia. Karena logatnya sungguh Indonesia sekali. Dan saya juga baru tahu kalau Bront juga main di beberapa film Indonesia (maklum…orang yang jarang nonton film ya begini).

23d1e8c20web(6)keluarga-para-pengabdi-setan-BookMyShow-Indonesia-e1506075844901

Akhir review, film Pengabdi Setan ini sangat apik dibuat oleh Joko Anwar dan Rapi Films. Sebuah tontonan yang menghibur dan juga membuat stres saya wkwkw. Banyak hikmah yang dapat diambil dari film ini juga. Walaupun ada beberapa adegan yang sampai saat ini masih membuat saya bertanya-tanya. Tapi film ini SANGAT REKOMEN untuk ditonton.

 

B A N D U N G

Kumpulan gerbong tidak terpakai di Stasiun Purwakarta

Kata sebagian orang kalau yang dadakan itu pasti jadi itu sejatinya memang benar adanya. Sebuah tindakan impulsif yang saya lakukan beberapa hari yang lalu ini benar-benar membuat saya sedikit repot dan galau.

Dimulai saat grup ARISAN yang  berisi teman-teman SMA menanyakan kepastian dari Helmi apakah dia akan datang di pernikahan Olla atau tidak. Karena dia akan dijadikan pager bagus yang bertugas untuk mengatur tamu yang diundang dan mempersilahkan duduk para tamu tersebut. Sebenarnya beberapa orang sudah menghubungi dia tetapi ternyata dia slow respon alias balasnya kelamaan. Jadilah saya juga ikut menghubungi dia.

L I N E :

Me: Mi, mi, mi, mi, mi

Lalu dia langsung menelepon lewat line.

Dan inti dari obrolan itu adalah dia meminta saya untuk menemani dia pulang ke Solo naik  mobil dan saya harus banget batalin tiket ke Solo pada saat itu juga, pluuuuus…beli tiket ke Bandung malam itu juga! Sedikit gila memang. Kalau bukan karena saya belum pernah ke Bandung dan kalau bukan dia yang sudah saya anggap keluarga sendiri …pasti saya tidak mau. Repot soalnya wkwk.

Setelah drama beli tiket KA ke Bandung dan drama pembatalan tiket, akhirnya saya ke Bandung dengan lancar dan sampai dengan selamat.

Selamat datang di Bandung ^^ 

Sesampainya di Bandung, saya mengajak Helmi untuk beli bandros karena ngidam banget abis liat explore di IG. Bandros ini letaknya di Jalan Cisangkuy, tepatnya di depan rumah makan yogurt yang terkenal itu, YOGURT CISANGKUY. Saya beli bandros adonan matcha dengan toping meises+keju, sedangkan Helmi bandros adonan original dengan toping chocomaltine seharga 50 ribu rupiah. Yah, harga yang mungkin tidak terlalu mahal karena topingnya yang melimpah. Saya tidak bertanya terlebih dahulu berapakah masing-masing harganya (jangan ditiru, sebaiknya tanyakan dulu harganya).

Bandros Chocomaltine

Bandros matcha toping meises+keju

Strawberry Yogurt

Untuk kunjungan super singkat saya ke Bandung kali ini bisa dibilang cukup menghibu buat saya yang belum pernah ke Bandung sama sekali. Semoga bisa ke Bandung lagi dan menjelajah segala kuliner yang ada dan juga tempat wisata kece nya 🙂

Jajanan SD di Jakarta

Jajanan depan SD memang selalu saja menarik bagi saya. Apapun jenis dagangannya, saya selalu saja tergoyah untuk mencicipinya (walaupun katanya sedang diet, tapi godaan ini sungguh luar biasa).

Menemukan jajanan SD di sekitar kost saya ini (mungkin) tidak terlalu sulit, hanya saja waktu yang tidak pernah berpihak pada saya *ceileeeh*. Karena pada dasarnya jajanan SD ini PASTI lah dijual waktu jam-jam sekolah atau pulang sekolah, dimana saya sudah dipastikan sedang berada di kantor untuk bekerja membanting lemak biar segera gugur tapi tak tumbuh seribu lagi -_- (emang susah bener diet di kantor yang selalu nyediain makanan yang uwow ini).

Alhamdulillah, kemarin sepertinya waktu sedang berpihak pada saya dan teman saya. Kita memang tak berencana untuk hunting jajanan SD, niatnya memang pergi ke JNE untuk mengirim paket. Tapi rejeki emang gak kemana wkwkwk…waktu jalan mau makan siang di daerah Jalan Kesehatan ternyata banyak banget jajanan SD!! Ada cilor, ada macam sate2an yang digoreng, cilok, dll.

Cilor yang di Jalan Kesehatan ini harganya 1000 rupiah saja! dan rasanya??? ENAK BANGET YA ALLAH.. pengen nangis rasanya saking enaknya wkwkwk *lebay*

(Sayang gak difoto)

Setelah jajan dan makan siang, kita balik ke kantor lewat daerah Petojo Enclek (biar cepet sampe kantor). Tebak di jalan kita ketemu sama siapa??? Kita ketemu sama TUKANG CILOR, DKK LAGI DONG!!! BAHAGIA!

Udah tau tadi abis jajan dan belum juga dimakan, tapi liat ada tukang jualan cilor yang lain, kita tetep aja beli. Sebenarnya dia gak jualan cilor aja sih, tapi juga macaroni yang ditelurin (?). Rasanya juga ENAK BANGET!!! gak kalah sama yang pertama dibeli tadi.

Ya…itulah hasil jajanan kita kemarin. Jajanan yang sebenarnya tidak sehat, tapi enak T_T huhuhu

[REVIEW] Berrywell @ Shophaus, Menteng

Mager di pagi hari itu kayaknya udah jadi sebuah “penyakit” buatku. Beberapa waktu ini aku sepertinya menjadi orang yang malas bangun pagi, malas olahraga pagi dan malas mandi pagi. Tapi, kemarin kemalasan itu seketika harus ditinggalkan karena mendadak si sahabat baik ternyata ada di Jakarta (ni anak bolak balik Solo-Jakarta mulu deh perasaan).

—————————————————————————————————————————————–

Una : Mes, ku di Jakarta loh.

Mes : ha? ngapain? sama siapa?

Una : sama ibu mau kondangan di Depok. Mau main ga?

Mes : yaelah Depok. Jauh. Ga mau.

Una : yakan nanti bisa mampir dulu main kemana gt.

Mes : yawes, ke shophaus aja. Jangan pagi2 ke mall.

Una : oke. nanti dijemput sama ibu+tante ya.

Mes : yo, tak siap2 dulu

—————————————————————————————————————————————–

Setelah mandi super kilat (karena dia ternyata cepet banget nyampenya), kita langsung menuju ke shophaus di menteng. Jujur..alesan kesana karena tempatnya yg instagramable buat foto2in interior di dalemnya sih hahaha. Dan saat itu aku juga gak tau kalo berrywell ada toko disitu.

Letak shophaus sebenarnya juga tidak begitu jauh dari kost’an, dan deket juga dari Bappenas, tapi karena kita baru pertama kali kesana dan Tante Etty yang nyetir agak kurang fokus jadinya kita malah muter-muter hahaha. Padahal ya…tinggal lurus belok kanan belok kiri aja (ya iya lah) -_-

Setelah sampai, kita langsung masuk ke dalam dong. Ibu dan Tante Etty langsung pulang karena cuman dropoff kita aja. Dan gak lupa mereka berpesan kalau harus hati2 memilih makanan, kalau mau makan cake tanya dulu pake rhum ga (karena ternyata ada toko yang jual beer dan mereka khawatir).

Karena belum terlalu lapar akhirnya kita memutuskan untuk nyobain smoothies dari berrywell ini. Sebenarnya aku udah lama pengen nyobain berrywell. Tapi wacana itu belum kunjung terlaksana. Baru kemarin terlaksana wkwk. Kita memesan Pina Colada (smoothies peach, banana, pineapple, desicated coco, and multigrain milk) – 55k untuk ukuran Reguler.

Shophaus ini sendiri merupakan tempat asik buat nongkrong, belajar ataupun kerja. Ruangan yang didesain ala outdoor dengan pencahayaan alami membuat shophaus lebih terlihat unik. Walaupun pencahayaan alami yang masuk begitu banyak, tidak serta merta membuat tempat ini panas. Justru mereka membuatnya jadi dingin.

**Untuk rasa, Pina Colada ini terasa manis, sedikit asam dan segar. Reguler bowl dari berrywell ini aku makan berdua dengan UNA, dan ini bikin kita kenyang banget! Udah enak, sehat, ngenyangin pula. Untuk harga mungkin bukan harga yang murah, tapi demi kesehatan apa salahnya sih? Sehat itu mahal harganya. Memulai pola hidup sehat juga butuh komitmen. So, apakah kalian juga tertarik untuk mencoba smoothies dari Berrywell yang enak ini? Aku saranin kalian harus nyoba! 👌🏻

Weekend Gateway

Halo, i’m back 😘

Berhubung akhir-akhir ini sedang dirundung kemalasan untuk menulis, jadi blog ini rada terbengkalai. Sebenernya banyak sih yang pengen ditulis, entah itu review makanan ataupun film. Tapi ya itu…masih dalam kondisi “malas” hehehe maapkeun.

Kali ini aku mau nulis pengalaman aku ikutan acara orang banyak (?) *maksudnya yang diikutin orang banyak LOL*. Sejak aku kerja disini, aku belum sempat atau bisa dibilang malas buat ikut acara2 begituan. Padahal waktu di Solo rajin banget! Acara ini namanya Allianz Sweat Challenge. Tema acara ini adalah workout bersama untuk memecahkan rekor muri *melakukan side plank dengan peserta terbanyak*.


Tau acara ini darimana??? Dari IG @indosweatcamp dong. Sudah lama sih aku ngikutin account free workout itu. Pengen gabung juga sebenernya, tapi masih ragu karena gak ada temen buat diajakin ke Taman Kerinci wkwkwk. Indosweatcamp ini merupakan kegiatan dimana kita bisa workout bersama-sama di outdoor arena dan biasanya berupa freeletics. Yak, yang kayak gini nih yang aku suka! Karena di Solo juga seringnya ikutan beginian *walaupun dilatih sm temen sendiri sih* wkwk.

IG Indosweatcamp


Waktu tau ada acara workout bareng yang diadain oleh Allianz ini, aku langsung ngajakin temen buat ikutan. Dan langsung daftar. Pendaftaran ini gratis tis tis! Kita dapat baju, makan (sarapan+lunch), matras (?), freepass masuk ancol dan doorprize 😍👌🏻. Acara ini diadakan pada hari Minggu, 23 Juli 2017 di Allianz Ecopark Ancol. Semula panitia ngasih tau kalau daftar ulang diadain pukul 5-6 pagi *yang otomatis buat kita syok dan agak malas juga* soalnya musti bangun pagi hahaha. Tapi ya dasarnya kitaaa..baru banget berangkat dari kost sekitar jam 6. Dan di TKP pun belom banyak yang datang. Kita masih dapat posisi depan. Selain sweat challenge (workout) ada juga fun running. Tapi kita lebih memilih workoutnya. 

Workout di bimbing (?) oleh instruktur dari Indosweatcamp itu sendiri, yaitu Mas Chris. Gerakannya antara lain: burpees jumping jack, burpess lunges, squat, basic plank, side plank, pushup, sit up, dan masih banyak lagi. Sungguh, semua itu bikin aku bahagia banget!!! Udah lama gak latian kayak gitu dan sekalinya latian, langsung sumringah. Dan karena itu, sekarang udah bener-bener NIAT buat ikutan latiannya indosweatcamp di Taman Kerinci 😍. 

Btw, dibawah ini aku sertain pula foto-foto Allianz Ecopark Ancol. 

*How to get there:

You can take TransJakarta to Ancol Shelter *West gate*. And the Ecopark isn’t far away from that shelter. 

Menikmati pantai sejenak. Ini kali ketiga aku ke ancol. Tapi yang kedua lebih bagus

Toilet yang cukup bersih 👌🏻

Bisa digunakan untuk keliling Ancol. Tinggal download aplikasi ourbike, login dan topup.


Pasar Kaget Benhil

Beberapa hari ini, pekerjaan di kantor gak ada yang dateng sama sekali. Gak kaya waktu beberapa waktu yang lalu. Bulan puasa gini kebanyakan “nganggur” nya, dan jujur aja kadang bete juga kalo gak ada kerjaan yang dipegang.
Saking betenya, aku iseng deh nyari info tentang jajanan takjil di Jakarta. Memang sih, sebenernya banyak banget penjaja makanan di pinggir jalan di bulan puasa kayak gini. Tapi ekspektasiku tuh, jajanan takjik ya jajanan yang banyak banget macemnya. Gak cuma gorengan dan minuman manis doang (karena mostly penjaja makanan di pinggir jalan jualannya cuma gorengan + minuman manis). Aku inget banget, waktu masih di Solo aku pernah liat tayangan berita di tv yang menampilkan pusat kuliner takjil gitu di Jakarta. Dan yang jual banyaaaak!! Udah kayak bazar makanan gitu. Dan itu yang aku cari. 
Setelah tanya-tanya sama temen kantor dan googling, dapetlah kesimpulan kalau mau jajan takjil yang lengkap ya di Benhil, ini udah terkenal banget. How to get there? ini yang bikin aku mayan berpikir. Masalahnya aku tau, daerah menuju Benhil itu macet banget. Kalau mau naik busway bingung juga nanti ke lokasinya gimana karena belum pernah kesana. Dan pada dasarnya aku anaknya random banget, pas udah tau jalan ke pasarnya langsung pengen cabut aja hari itu juga. Ngajakin temen gak ada yang mau, alhasil ya….harus sendiri. Awalnya aku sempat mengurungkan niat buat gak ke Benhil hari itu juga, bisa kali lain waktu barengan temen kantor yang emang pengen juga tapi bisanya minggu depan, sedangkan aku maunya hari ini (ngidam buuu?? -_-). Ya udah deh, aku mikirnya “nanti gampang deh, kalo niat jalan ya berangkat, kalo engga ya besok aja. Sendiri gapapa lah”. Eh, pas banget jam pulang aku baru inget kalau punya temen yang ngekos daerah situ, si Putri Anjatsari, temen SMA ku. Langsung lah aku cari tau detailnya ke Putri dan pada akhirnya dia mau nemenin aku nyari takjil, tapi dengan ucapan “Kemaren aku abis kesana, tapo ternyata biasa aja” 😐 okelah, ya mungkin menurut Putri biasa, menurutku luwar biyasa (sumpah lebaaay).
Udah deh itu aku akhirnya pesen ojol buat ke kosan Putri. Dan tebakanku bener, macet bangeeeet!!!! hampir sejam aku menuju kosnya. Setelah sampai kita langsung menuju lokasi buat nyari takjil. Sebenernya sepanjang perjalanan dari kosan ke lokasi juga banyak penjaja makanan di pinggir jalan, dan gak hanya gorengan aja, kali ini banyak banget macemnya. Tapi aku meyakinkan diri sendiri kalau aku harus beli yang di Benhil aja, jangan yang disitu. Orang tujuannya ke pasar kaget Benhil, masaau beli yang di pimggir jalan gitu aja. Rugi ongkos dan waktu dong wkwkwk. Setelah sampai lokasi…ternyata tempatnya gak seluas yang aku bayangin. Penjualnya pun gak sebanyak yang aku bayangin. Setelah keliling-bingung-keliling lagi-bingung lagi, akhirnya aku memutuskan buat beli jenang ketan hitam dan kacang ijo (awal yang manis untuk akhir yang manis wkwkwk). Setelah itu beli gorengan (risol) dan bakcang (Putri yang beli ini). Sebenarnya aku pengen banget beli kue lapis, lupis, kue talam dll, tapi takut rasanya gak enak. Dan mau beli ikan bakar kok ya harganya mahal, padahal aku anaknya gampang laper tp g bisa sekaligus makan banyak. Akhirnya aku memutuskan untuk beli itu aja dan pengen beli mendoan di jalan yang kita lewatin tadi (update: gak jadi beli mendoan karena gak nemu). 
Gimana rasanya ke Pasar Kaget Benhil? Seneng sih bisa ngabuburit, tapi ternyata semua biasa ajah. Bahkan makanannya pun so-so. Gak ada yang enak banget! Kacang ijo yang aku beli sungguh…gak enak sama sekali!!! Bau apeg…tau apeg lan? Kalau ketan hitamnya juga biasa aja. Semua makanan yang aku beli rasanya biasa banget. Kecewa sih karena udah berekspektasi yang tinggi, cuman ya gak ada salahnya nyobain. Kalau belum nyoba siapa yang tau kalau itu enak apa engga, tempatnya enak apa gak dll. Kapok kesana? Jujur iya. Tapi kalau dimintain buat nemenin doang mah ayo aja wkwk. 

Suasana di Pasar Kaget Benhil

Wisata ke Galeri Seni di Jakarta Selatan

Jakarta dengan segala seni yang ada di dalamnya. Aku sendiri penikmat seni, baik itu seni musik, film, gambar, patung dll. Dan mengunjungi galeri seni atau artspace atau apalah itu disebutnya, merupakan kegiatan yang seru dan menyenangkan bagiku. 

1. Dia.Lo.Gue Artspace

Merupakan tempat pameran juga kafe yang berada di Kemang, Jakarta Selatan. Tempatnya tidak terlalu luas, tapi lumayan cozy untuk sekedar ngopi bersama teman. Kali ini aku datang kesini dalam rangka mengunjungi pameran “Manusia Kuat” karya Tulus dan Adhitya Himawan. Acara berlangsung dari tanggal 23 Mei 2017 – 11 Juni 2017. Disini ditampilkan sosok-sosok yang menurut Tulus merupakan sosok Manusia Kuat


itulah beberapa sosok Manusia Kuat yang aku abadikan. Masih banyak lagi sebenarnya.

2. Mitra Hadiprana Art Gallery

Aku mengunjungi tempat ini juga karena iseng setelah googling ada galeri seni apa saja di Jaksel ini. Galeri ini jadi satu dengan boutique mall gitu. Jadi gak cuman gallery aja. Tempatnya juga gak terlalu jauh dari Dia.Lo.Gue, yaa sekitar 10 menit lah. Dan waktu aku kesana memang sepi banget. Gak ada pengunjung sama sekali.



FILM “ZIARAH”

poster-ZIARAH-small-size

Ziarah, sebuah film layar lebar pertama karya BW Purba Negara yang merupakan film maker asal Yogyakarta. Sebelumnya memang BW Purba Negara ini sudah menghasilkan beberapa film pendek seperti Kamu di Kanan Aku Senang (2013), Bermula dari A (2011), Cheng Cheng Po (2007), Musafir (2008), Digdaya Ing Bebaya (2014) dan masih banyak lagi.

Film ziarah bercerita tentang perjalanan Mbah Sri dalam mencari makam suaminya yang hilang semasa Agresi Militer Belanda II pada tahun 1949. Tujuannya agar kelak Mbah Sri dapat dimakamkan bersanding dengan makam suaminya. Film ini tidak hanya mengusung tema percintaan, akan tetapi juga kesabaran dan pengorbanan. Pengorbanan demi cinta dan demi tanah air. Dalam film ini, dapat disaksikan bahwa cinta tak hanya milik kaum muda saja, tapi yang tua pun juga masih punya cinta di dalam hati mereka. Cinta yang tak lekang oleh waktu. Kepercayaan akan cinta juga yang membuat Mbah Sri bertekad untuk mencari makam suaminya yang entah ada dimana. Perjalanan Mbah Sri tidaklah mudah, dengan kondisi Mbah Sri yang tua renta seperti itu, beliau masih harus menempuh perjalanan jauh, berjalan kaki bahkan tertidur di makam pun pernah.

Secara keseluruhan, menurut saya film ini sudah sangat apik. Saya, sebagai orang yang tidak terlalu suka menonton sebuah film dapat menyatakan kalau film itu bagus. Bahkan saya trenyuh saat Mbah Sri menceritakan alasan kenapa dia mencari makam suaminya itu. Sungguh, cinta untuk Mbah Pawiro Sahid dari Mbah Sri ini besar sekali. Cinta yang benar tulus adanya.

Ending film ini, saya masih belum bisa meraba maksud yang tersimpan di dalamnya. Saya masih sedikit bingung dengan endingnya (mungkin harus nonton sekali lagi dan ditemani oleh seseorang yang dapat bertukar pikiran dengan saya hehehe..).

Berikut saya tampilkan cuplikan dari film Ziarah: (sumber google).

still-image-ZIARAH-c

Mbah Sri dalam perjalanan mencari makam suaminya

still-image-ZIARAH-e

FYI: Film Ziarah ini hanya dapat disaksikan di XXI Taman Ismail Marzuki (Jakarta Pusat) dan XXI Blok M (Jakarta Selatan).