Bridal shower


“Bridal Shower”

Kata itu masih terasa asing di telingaku. Bahkan, sampai saat ini pun aku tidak terlalu paham apa itu bridal shower dan apa tujuannya. Yang pasti aku tahu, bridal shower merupakan momentum untuk berkumpul sejenak dengan sahabat terbaik kita sebelum mereka menikah (or can we just call it “girls time”?).

Bridal shower kali ini dipersembahkan untuk 2 brides to be yang sebentar lagi akan melangsungkan pernikahannya (sebenarnya ada 3 orang sih). Sebut saja : Olla dan Dhena.

Olla: kita berteman sejak kelas 1 SMA dan mulai bersahabat sejaaaak ….(entahlah) hahaha. Banyak cerita yang telah kita lalui bersama, bahkan cerita paling buruk sekalipun dalam sejarah persahabatan kita. Dia seorang gadis -muslimah- yang baik, bisa menggambar dengan apik dan menjadi tukang foto profesional. Seorang yang dulunya sedikit tomboy tapi sekarang berubah menjadi feminim (salah satunya karena dia sudah menunaikan ibadah haji *menurutku* hahaha). Calon suaminya, Suhandono Juwono yang tak lain dan tak bukan adalah teman dekatku sejak SMP. Teman satu pasukan sewaktu ikut ekstrakulikuler Paskibra (SMP+SMA). Memang, jodoh gak ada yang tahu ya. Dua orang sahabat yang aku sayang bersatu. Semoga kalian bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah πŸ™‚ aamiin Ya Rabb.

Dhena: gadis metropolitan-gadis yang sejak SD sudah menunjukkan bahwa dia gaul abis..pandai bergaul dan punya banyak sekali teman (+mantan) baik dari SD sampai dia kuliah. Teman satu SD tapi beda kelas yang dulunya cuma tau namanya karena dia well known banget. Lalu kembali menjadi satu ketika SMA. Bahkan kita terlibat dalam satu ekstrakulikuler yang sama (Paskibra). Sama-sama berada di barisan belakang (aku sih yang paling belakang). Tidak ada banyak cerita antara aku dengan dhena ini, atau mungkin bisa dibilang kita mulai dekat sejak ada “arisan” ini. Calon suaminya, Yoga Pratista (entah namanya panjangnya siapa). Senior kita di SMA, dan juga senior di Paskibra. Senior yang judesnya minta ampun, galak dan receh tapi terkadang baik ((TERKADANG)). Senior dengan postur tinggi menjulang sehingga dia berada paling depan sendiri di barisan, dan juga pintar. Keduanya dipertemukan di kegiatan Paskibra. Berpacaran selama puluhan tahun (lebay…pokoknya lama) dan bertahan sampai memutuskan untuk menikah. Semoga kalian bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah ya. Tahan akan segala godaan setan (karena menikah itu hanya untuk sekali seumur hidup). Aamiin ya Rabb πŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s