Trip to Bangkok Part VI

Alohaa..

So, this is the 6th part of Trip to Bangkok’s post. Since i’m not a good story teller, i’m trying to be one of them. Trying to write it in a good composition lol.

2nd Day (Hari ke-2)

Tidur yang nyenyak adalah kunci fresh nya tubuh (sotoy banget sih) lol, dan kemarin malam kita tidur dengan sangat nyenyak. Bangun-bangun udah jam 4.03 pagi dong >.< langsung deh sholat shubuh trus mandi. Hari ini kita akan pergi ke Pratunam Market (lagi) dan bakal ke MBK juga. Kenapa sih ke Pratunam lagi? Ya…karena tujuan awal kita emang buat kulakan baju, jadi ya harus beli baju sebanyak mungkin biar bisa dijual banyak juga di Indo wwkwk.

Setelah kelar dengan berbagai urusan cewek such as mandi, dandan dan sebagainya..kita langsung keluar hotel untuk pergi menuju Pratunam Market dan gak lupa bawa koper lagi buat wadah belanjaan kita. Kita sengaja jalan kaki dulu menuju ujung jalan yang letaknya hanya sekitar 50 meter dari hotel karena pengen lihat keadaan sekitar hotel itu seperti apa di pagi hari. Ternyata di pagi hari juga udah ada tuh penjual yang menjajakan dagangannya. Ada beberapa toko baju, makanan dan juga aksesoris yang udah buka sedari pagi. Di dalam gang-gang sempit sekitar hotel pun ada juga semacam pasar kaget yang menjual berbagai macam kebutuhan para traveller. Mau cari makan? banyak banget! Pemandangan yang disuguhkan begitu menyita perhatianku. I love seeing people doing their activity, snap them and learn something from them. Apalagi yang dilihat itu aktivitas orang-orang di negara lain yang biasanya berbeda dengan negara kita. Setelah puas jalan-jalan melihat sekitar hotel, kita langsung cari tuktuk agar gak kesiangan juga sampai di Pratunam.

img_3221

Penjual baju di dalam gang sekitar hotel

Sesampainya di kawasan Pratunam, kita langsung menuju ke Mcd untuk sarapan. Since we have to carry around some big stuffs in our big luggage we should have proper breakfast dong ya biar strong kayak wonder woman wkwkwk. Burger dan Fried Chicken adalah menu sarapan kita (sarapan ronde 1 loh ya, dan bakal ada ronde-ronde selanjutnya. emang dasar doyan makan sih ya hahaha). Btw, Mcd disini agak berbeda loh! Jadi, patung Ronald Mcd di Thailand itu beda gak seperti patung di negara-negara lain. Biasanya posisi Ronald Mcd sedang duduk di salah satu sisi bangku di hampir setiap gerai Mcd, tapi di Thailand ini patung Ronald justru membentuk gestur membungkuk sambil menyatukan kedua tangan di depan dada (seperti sapaan sawasdee *halo* dalam bahasa Thailand. Terlihat lucu dan unik menurutku. Sayangnya aku dan Nana gak sempat foto dengan patung itu ๐Ÿ˜ฆ

img_3238

Menu sarapan kita >.<

Udah sarapan..saatnya berburu baju di luasnya Pratunam Market ini. Kita berjalan keluar Mcd dan belok kiri. Di kawasan itu sudah banyak penjual yang menggelar dagangannya. Banyak juga penjual makanan >.< Aku tuh selalu tertarik sama street food di manapun itu. Karena menurutku street food lebih enak, menyenangkan untuk dicoba dan lebih murah pastinya. Kita bakal dapet original taste dari makanan-makanan itu.Dan Thailand street food itu benar-benar menggoda iman banget! Harus tahan mata biar gak sembarangan beli wkwkwk. Contohnya aja padthai, baru pertama coba dan dapet rasa yang enak gitu aja pengennya padthai mulu hahaha. Sampai Nana bilang kalau kebanyakan makan padthai nanti mukaku mirip padthai lol. Gak cuma makanan, tapi berbagai jenis minuman yang menggoda selera juga banyak dijual disini. Emang bener deh, harus jaga iman!hahaha

img_3225

Salah satu penjaja makanan di Pratunam

Kita menghabiskan banyak waktu dan uang juga pastinya di dalam Pratunam Market ini. Entah ada daya tarik magic apa yang membuat kita selalu pengen beli sesuatu. Ada aja yang pengen dibeli lol. Koper kita pun udah gak muat buat dimasukin belanjaan lagi. Jadi kita memutuskan untuk menyudahi petualangan belanja hari ini. Duduk di semacam lobby Pratunam adalah ide yang bagus. Selain meregangkan otot-otot kaki yang mulai lelah, kita juga bisa melihat aktivitas orang-orang yang sedang berbelanja yang terlihat menyenangkan itu. Penjual makanan seperti crepes, snack2 tradisional thailand,martabak khas thailand, aneka juice dll juga bisa ditemukan di dekat lobby ini. Benar-benar pemandangan yang indah tapi juga harus tahan iman biar gak makin menggendut (menggendut di perut kempes di dompet kan gak asik banget) hahahaa.

Selesai beristirahat sebentar, kita harus segera menuju ke MBK Center agar gak kemaleman pulangnya. MBK Center juga merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang terkenal di Thailand. Letak MBK Center ini cukup jauh dari Platinum Mall dan Pratunam Market.

pratunammap-1024x972

Peta lokasi Platinum Mall dan MBK Center

Kalau ingin pergi ke MBK Center dari Platinum Mall ini kita bisa naik :

  1. Bus

Teman-teman bis naik bus no. 93 untuk menuju MBK Center. Jangan lupa untuk memastikan ke kernet bus kalau bus yang kita tumpangi itu akan turun di MBK Center

2. Taksi

3. BTS

Untuk pergi ke MBK Center, teman-teman juga bisa naik BTS. Kalian bisa naik dari Chidlom Station atau Ratchathewi Station (harus jalan kaki sekitar 15 menit dari Platinum Mall) dan turun di National Stadium Station

4. Tuktuk

5. Perahu

Salah satu transportasi murah yang lain yang bisa digunakan untuk menuju MBK Center yaitu dengan naik perahu. Teman-teman bisa naik dari Khlong Saen Saeb (Pratunam Pier) yang lokasinya gak jauh dari Platinum Mall ini. Lalu turun di Sa Phan Hua Chang Pier dan tinggal jalan kaki aja deh sekitarย  menit untuk menuju ke MBK Center. Untuk lebih jelasnya bisa klik Linkย ini.

Kita gak belanja di MBK Center ini karena memang niatnya cuman pengen lihat-lihat aja. Dan ternyata mallnya lumayan besar dan cukup ampuh membuat kaki capek berjalan-jalan. Sebenarnya cukup banyak barang yang ada disana yang bisa dibeli, tapi tetap saja harga yang menjadi prioritas kita lol. Harga yang ada di MBK cenderung lebih mahal (menurutku loh ya) jadi pilihan tepat memang di Pratunam Market atau di Platinum Mall. Jadi selesai muterin MBK ini kita langsung pulang ke hotel. Eits..gak lupa kita beli minuman yang sepanjang perjalanan menuju MBK ini mencuri perhatianku. Minuman ini semacam pressed juice gitu sih. Banyak banget jenisnya, ada yang dari delima merah, jeruk, dan masih banyak lagi. Yang aku beli pasti bisa ditebak sih ya…DELIMA MERAH >.<

img_3296

Juice delima merah

img_3287

MBK dilihat dari jembatan penyeberangan

Perjalanan balik ke hotel hari ini (sekitar pukul 17.00) begitu menyenangkan, karena perut udah kenyang dan belanjaan kita nambah banyak banget >.< dan ketika kita lewat kawasan Khaosan Road, ternyata sudah mulai rame aja. Sudah banyak pedagang yang buka lapak (gak seperti di pagi hari yang hanya ada beberapa penjual saja yang tokonya buka).

img_3302

Khaosan Road diwaktu senja

Setelah bongkar pasang muatan, menata apa yang harus ditata, memilah apa yang harus dipilah ceileh…dan mendata semua barang yang sudah kita beli, kita memutuskan untuk jalan-jalan malam di sekitar hotel sekalian cari makan (sudah waktunya untuk makan malam). Kita keluar hotel dengan percaya diri berharap cuaca akan bersahabat hari ini karena beberapa hari ini cuaca di Bangkok terlihat murung. Selalu berawan, dan kita selalu “di bawah basah langit abu-abu..kau dimaaanaaa” (lhah malah nyanyi lagunya TULUS) wkwkwk. Harapan kita sirna ditelan derasnya hujan kala itu ๐Ÿ˜ฆ sebagai naq travelling newbie kita gak prepare yang namanya payung atau jas hujan :’) *Gak patut buat dicontoh*. Jadinya ya kita nungguin aja dulu si hujan sampai sedikit reda. Dan gak hanya masalah payung aja sih, ada juga masalah yang lain yang bikin aku gemes sama diri aku sendiri. Guess what?? SENDAL! yups, sendalku itu ternyata kalau dipakai basah-basah’an jadi licin banget, dan bahaya kalau sampai terpeleset :(. Jadi sewaktu kita ย memutuskan untuk langsung jalan cari makan, aku harus jalan dengan teramat sangat hati-hati biar gak terpeleset.

Menu makan malam kita kali ini dipersembahkan oleh Chicken Noodle Soup ala pedagang kaki lima. Mie ini menurutku enak, segar dan rasanya ringan buat dimakan. Isinya ada mie, bihun, tauge, potongan ayam, coriander, dan lobak. Seriusan enaaaak !! Pertama kali aku makan yang namanya coriander ini. Rasanya memang agak aneh bagiku, tapi lama-lama aku suka banget sama coriander ini. Harga untuk tiap mangok Chicken Noodleย Soup ini adalah 40 baht lumayan murah untuk semangkok sup enak yang hangat, apalagi dimakan waktu hujan gini kan jadi pengan nambah 2 mangkok lagi ๐Ÿ˜ฆ

img_2957

Pedagang Chicken Noodle Soup

img_2955

Chicken Noodle Soup

Makan malam gak pakai makanan penutup? uhhh salah besar!! (alesan aja sih) Dinner itu butuh banget yang namanya dessert, sesuatu yang manis biar kita jadi tambah manis >.

img_2959

Pedagang Crepes dan Roti Martabak

img_2962

Nana with her dessert ><

Puas memanjakan perut, kita langsung balik ke hotel. Takutnya nanti hujan deres lagi dan kita gak bisa balik hotel (walaupun jarak hotel dan tempat makanan ini hanya beberapa meter tapi tetap aja sih kalau kena hujan deras ya jadi basah kitanya -_-). Selain itu kita juga harus menjaga kesehatan agar besok bisa jalan-jalan dengan ceria lagi. Karena besok rencananya kita akan berkunjung ke Grand Palace, Wat Angkor, Wat Arun dan Asiatique. Can’t wait to tell you about the whole story >.< See you !

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s