Trip to Bangkok Part VI

Alohaa..

So, this is the 6th part of Trip to Bangkok’s post. Since i’m not a good story teller, i’m trying to be one of them. Trying to write it in a good composition lol.

2nd Day (Hari ke-2)

Tidur yang nyenyak adalah kunci fresh nya tubuh (sotoy banget sih) lol, dan kemarin malam kita tidur dengan sangat nyenyak. Bangun-bangun udah jam 4.03 pagi dong >.< langsung deh sholat shubuh trus mandi. Hari ini kita akan pergi ke Pratunam Market (lagi) dan bakal ke MBK juga. Kenapa sih ke Pratunam lagi? Ya…karena tujuan awal kita emang buat kulakan baju, jadi ya harus beli baju sebanyak mungkin biar bisa dijual banyak juga di Indo wwkwk.

Setelah kelar dengan berbagai urusan cewek such as mandi, dandan dan sebagainya..kita langsung keluar hotel untuk pergi menuju Pratunam Market dan gak lupa bawa koper lagi buat wadah belanjaan kita. Kita sengaja jalan kaki dulu menuju ujung jalan yang letaknya hanya sekitar 50 meter dari hotel karena pengen lihat keadaan sekitar hotel itu seperti apa di pagi hari. Ternyata di pagi hari juga udah ada tuh penjual yang menjajakan dagangannya. Ada beberapa toko baju, makanan dan juga aksesoris yang udah buka sedari pagi. Di dalam gang-gang sempit sekitar hotel pun ada juga semacam pasar kaget yang menjual berbagai macam kebutuhan para traveller. Mau cari makan? banyak banget! Pemandangan yang disuguhkan begitu menyita perhatianku. I love seeing people doing their activity, snap them and learn something from them. Apalagi yang dilihat itu aktivitas orang-orang di negara lain yang biasanya berbeda dengan negara kita. Setelah puas jalan-jalan melihat sekitar hotel, kita langsung cari tuktuk agar gak kesiangan juga sampai di Pratunam.

img_3221

Penjual baju di dalam gang sekitar hotel

Sesampainya di kawasan Pratunam, kita langsung menuju ke Mcd untuk sarapan. Since we have to carry around some big stuffs in our big luggage we should have proper breakfast dong ya biar strong kayak wonder woman wkwkwk. Burger dan Fried Chicken adalah menu sarapan kita (sarapan ronde 1 loh ya, dan bakal ada ronde-ronde selanjutnya. emang dasar doyan makan sih ya hahaha). Btw, Mcd disini agak berbeda loh! Jadi, patung Ronald Mcd di Thailand itu beda gak seperti patung di negara-negara lain. Biasanya posisi Ronald Mcd sedang duduk di salah satu sisi bangku di hampir setiap gerai Mcd, tapi di Thailand ini patung Ronald justru membentuk gestur membungkuk sambil menyatukan kedua tangan di depan dada (seperti sapaan sawasdee *halo* dalam bahasa Thailand. Terlihat lucu dan unik menurutku. Sayangnya aku dan Nana gak sempat foto dengan patung itu 😦

img_3238

Menu sarapan kita >.<

Udah sarapan..saatnya berburu baju di luasnya Pratunam Market ini. Kita berjalan keluar Mcd dan belok kiri. Di kawasan itu sudah banyak penjual yang menggelar dagangannya. Banyak juga penjual makanan >.< Aku tuh selalu tertarik sama street food di manapun itu. Karena menurutku street food lebih enak, menyenangkan untuk dicoba dan lebih murah pastinya. Kita bakal dapet original taste dari makanan-makanan itu.Dan Thailand street food itu benar-benar menggoda iman banget! Harus tahan mata biar gak sembarangan beli wkwkwk. Contohnya aja padthai, baru pertama coba dan dapet rasa yang enak gitu aja pengennya padthai mulu hahaha. Sampai Nana bilang kalau kebanyakan makan padthai nanti mukaku mirip padthai lol. Gak cuma makanan, tapi berbagai jenis minuman yang menggoda selera juga banyak dijual disini. Emang bener deh, harus jaga iman!hahaha

img_3225

Salah satu penjaja makanan di Pratunam

Kita menghabiskan banyak waktu dan uang juga pastinya di dalam Pratunam Market ini. Entah ada daya tarik magic apa yang membuat kita selalu pengen beli sesuatu. Ada aja yang pengen dibeli lol. Koper kita pun udah gak muat buat dimasukin belanjaan lagi. Jadi kita memutuskan untuk menyudahi petualangan belanja hari ini. Duduk di semacam lobby Pratunam adalah ide yang bagus. Selain meregangkan otot-otot kaki yang mulai lelah, kita juga bisa melihat aktivitas orang-orang yang sedang berbelanja yang terlihat menyenangkan itu. Penjual makanan seperti crepes, snack2 tradisional thailand,martabak khas thailand, aneka juice dll juga bisa ditemukan di dekat lobby ini. Benar-benar pemandangan yang indah tapi juga harus tahan iman biar gak makin menggendut (menggendut di perut kempes di dompet kan gak asik banget) hahahaa.

Selesai beristirahat sebentar, kita harus segera menuju ke MBK Center agar gak kemaleman pulangnya. MBK Center juga merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang terkenal di Thailand. Letak MBK Center ini cukup jauh dari Platinum Mall dan Pratunam Market.

pratunammap-1024x972

Peta lokasi Platinum Mall dan MBK Center

Kalau ingin pergi ke MBK Center dari Platinum Mall ini kita bisa naik :

  1. Bus

Teman-teman bis naik bus no. 93 untuk menuju MBK Center. Jangan lupa untuk memastikan ke kernet bus kalau bus yang kita tumpangi itu akan turun di MBK Center

2. Taksi

3. BTS

Untuk pergi ke MBK Center, teman-teman juga bisa naik BTS. Kalian bisa naik dari Chidlom Station atau Ratchathewi Station (harus jalan kaki sekitar 15 menit dari Platinum Mall) dan turun di National Stadium Station

4. Tuktuk

5. Perahu

Salah satu transportasi murah yang lain yang bisa digunakan untuk menuju MBK Center yaitu dengan naik perahu. Teman-teman bisa naik dari Khlong Saen Saeb (Pratunam Pier) yang lokasinya gak jauh dari Platinum Mall ini. Lalu turun di Sa Phan Hua Chang Pier dan tinggal jalan kaki aja deh sekitar  menit untuk menuju ke MBK Center. Untuk lebih jelasnya bisa klik Link ini.

Kita gak belanja di MBK Center ini karena memang niatnya cuman pengen lihat-lihat aja. Dan ternyata mallnya lumayan besar dan cukup ampuh membuat kaki capek berjalan-jalan. Sebenarnya cukup banyak barang yang ada disana yang bisa dibeli, tapi tetap saja harga yang menjadi prioritas kita lol. Harga yang ada di MBK cenderung lebih mahal (menurutku loh ya) jadi pilihan tepat memang di Pratunam Market atau di Platinum Mall. Jadi selesai muterin MBK ini kita langsung pulang ke hotel. Eits..gak lupa kita beli minuman yang sepanjang perjalanan menuju MBK ini mencuri perhatianku. Minuman ini semacam pressed juice gitu sih. Banyak banget jenisnya, ada yang dari delima merah, jeruk, dan masih banyak lagi. Yang aku beli pasti bisa ditebak sih ya…DELIMA MERAH >.<

img_3296

Juice delima merah

img_3287

MBK dilihat dari jembatan penyeberangan

Perjalanan balik ke hotel hari ini (sekitar pukul 17.00) begitu menyenangkan, karena perut udah kenyang dan belanjaan kita nambah banyak banget >.< dan ketika kita lewat kawasan Khaosan Road, ternyata sudah mulai rame aja. Sudah banyak pedagang yang buka lapak (gak seperti di pagi hari yang hanya ada beberapa penjual saja yang tokonya buka).

img_3302

Khaosan Road diwaktu senja

Setelah bongkar pasang muatan, menata apa yang harus ditata, memilah apa yang harus dipilah ceileh…dan mendata semua barang yang sudah kita beli, kita memutuskan untuk jalan-jalan malam di sekitar hotel sekalian cari makan (sudah waktunya untuk makan malam). Kita keluar hotel dengan percaya diri berharap cuaca akan bersahabat hari ini karena beberapa hari ini cuaca di Bangkok terlihat murung. Selalu berawan, dan kita selalu “di bawah basah langit abu-abu..kau dimaaanaaa” (lhah malah nyanyi lagunya TULUS) wkwkwk. Harapan kita sirna ditelan derasnya hujan kala itu 😦 sebagai naq travelling newbie kita gak prepare yang namanya payung atau jas hujan :’) *Gak patut buat dicontoh*. Jadinya ya kita nungguin aja dulu si hujan sampai sedikit reda. Dan gak hanya masalah payung aja sih, ada juga masalah yang lain yang bikin aku gemes sama diri aku sendiri. Guess what?? SENDAL! yups, sendalku itu ternyata kalau dipakai basah-basah’an jadi licin banget, dan bahaya kalau sampai terpeleset :(. Jadi sewaktu kita  memutuskan untuk langsung jalan cari makan, aku harus jalan dengan teramat sangat hati-hati biar gak terpeleset.

Menu makan malam kita kali ini dipersembahkan oleh Chicken Noodle Soup ala pedagang kaki lima. Mie ini menurutku enak, segar dan rasanya ringan buat dimakan. Isinya ada mie, bihun, tauge, potongan ayam, coriander, dan lobak. Seriusan enaaaak !! Pertama kali aku makan yang namanya coriander ini. Rasanya memang agak aneh bagiku, tapi lama-lama aku suka banget sama coriander ini. Harga untuk tiap mangok Chicken Noodle Soup ini adalah 40 baht lumayan murah untuk semangkok sup enak yang hangat, apalagi dimakan waktu hujan gini kan jadi pengan nambah 2 mangkok lagi 😦

img_2957

Pedagang Chicken Noodle Soup

img_2955

Chicken Noodle Soup

Makan malam gak pakai makanan penutup? uhhh salah besar!! (alesan aja sih) Dinner itu butuh banget yang namanya dessert, sesuatu yang manis biar kita jadi tambah manis >.

img_2959

Pedagang Crepes dan Roti Martabak

img_2962

Nana with her dessert ><

Puas memanjakan perut, kita langsung balik ke hotel. Takutnya nanti hujan deres lagi dan kita gak bisa balik hotel (walaupun jarak hotel dan tempat makanan ini hanya beberapa meter tapi tetap aja sih kalau kena hujan deras ya jadi basah kitanya -_-). Selain itu kita juga harus menjaga kesehatan agar besok bisa jalan-jalan dengan ceria lagi. Karena besok rencananya kita akan berkunjung ke Grand Palace, Wat Angkor, Wat Arun dan Asiatique. Can’t wait to tell you about the whole story >.< See you !

Trip to Bangkok Part V

DAY 1

Terbangun di Negara orang itu rasanya…menyenangkan! My first Sunday morning in Bangkok. Waktu menunjukkan pukul 05.00 pagi, setelah sholat shubuh dan mandi, kita bersiap untuk menjelajahi Bangkok. Tepatnya pukul 08.00 kita udah cabut dari hotel untuk mencari sarapan, yups, sepagi itu kita udah keluar dari hotel untuk jalan-jalan karena kita gak mau sia-siain waktu kita berlama-lama di hotel. Sarapan pertama kita yaitu Padthai *40 baht* (sejenis kwetiaw goreng kalau di Indonesia, hanya rasanya aja yg sedikit berbeda) dan spring rolls *35 baht* di kawasan Khaosan Road. Ternyata Khaosan Road kalau pagi itu sepi banget >.< hanya ada beberapa penjual makanan dan pakaian yang udah buka lapaknya, gak seramai waktu malam hari. Setelah selesai sarapan kita jalan-jalan sebentar di Khaosan Road untuk sekedar berfoto dan memotret berbagai hal yang bisa dijadiin objek foto.

img_3157

Khaosan Road di pagi hari. Sepi (maaf foto blur)

img_3158

7 Things to do in Khaosan Road

Kita juga sempat melewati tempat yang dulu pernah jadi tempat syuting Running Man waktu di Bangkok. Ternyata itu merupakan tempat makan >.<

img_2840

Silk Bar – Tempat syuting Running Man –

img_2839

Padthai & Spring Rolls

Setelah puas melihat Khaosan Road di pagi hari, kita langsung menuju ke Pratunam Market untuk wisata belanja wkwkwk. Well, tujuan utama kita memang buat belanja baju sih hahaha. Untuk menuju ke Pratunam Market bisa naik bis, taksi, tuk-tuk maupun perahu, kali ini kita naik tuk-tuk aja deh. Setelah tawar menawar harga yang cukup sulit karena bapak-bapak sopir tuk-tuk gak bisa bahasa inggris, akhirnya sampe deh kesepakatan harga yaitu 150 baht untuk menuju ke Pratunam Market.

img_3164

Tuktuk dan Nana ><

Pratunam Market merupakan salah satu pusat belanja fashion terbesar di Kota Bangkok dengan harga yang sangat terjangkau dan dengan kualitas yang bagus. Harga akan semakin murah apabila kita membelinya dalam jumlah yang banyak (minimal 3 pcs). Pratunam Market sendiri terletak di tengah-tengah Kota Bangkok, berdampingan dengan Platinum Mall. Pratunam Market ini sudah buka mulai shubuh sampai malam dengan sistem shift dan dengan penjual yang berganti-ganti pula. Aneka macam jenis fashion dan jajanan terdapat di pasar ini. Mulai dari modern fashion hingga tradisional. Apabila kalian kesini, pasti bakal nemuin orang-orang belanja dengan membawa koper yang gede untuk tempat belanjaan mereka. Biasanya para pedagang sudah tahu, kalau yang pakai koper bakal untuk dijual lagi dan biasanya juga mereka memberi harga yang lebih murah. Banyak juga orang-orang dari Indonesia yang kulakan disini, literally banyak bangeeet !! hampir disetiap sudut bisa deh nemuin orang Indonesia disini >.<

Hari pertama di Bangkok kita habiskan di Pratunam Market dan Platinum Mall untuk belanja-belanja baju, dari pagi sampai sore kita di kedua tempat itu (betah banget dan gak berasa udah sore aja hehehe). Nana banyak membeli oleh-oleh berupa kaos marvel untuk orang rumah. Sedangkan aku cuma beli beberapa baju, mau beliin orang rumah oleh-oleh baju udah males duluan lol tega banget sih aku >.< Banyak banget jenis baju yang bisa ditemuin di Pratunam Market ini dan harus hati-hati karena bisa kalap belanjanya hahaha.

img_3177

Nana dengan belanjaannya >.<

Setelah puas belanja di Pratunam Market, kita langsung menuju ke Platinum Mall yang berada di seberang Pratunam Market. Terdapat jembatan penyebrangan yang bersih dan rapi untuk menuju kesana yang nantinya langsung masuk ke dalam mall. Dan masalahnya adalah…kita bawa koper yang besar dan berat T.T harus usaha banget naikin koper ke atas lewat tangga yang lumayan tinggi :’) ya itung-itung angkat beban lah ya hahahaha.

img_3187

Jembatan Penyeberangan

Gak puas belanja di Pratunam Market? Bisa kok belanja di Platinum Mall ini. Platinum Mall ini juga menjual berbagai macam jenis baju dan aksesoris lucu dengan harga yang lumayan mahal daripada Pratunam Market. Akan tetapi kualitasnya jauh lebih baik dan bajunya juga jauh lebih lucu dan beragam. Aku lupa kenapa di dalem Platinum Mall ini gak foto2 mungkin karena dulu pernah baca kalau di Platinum Mall ini gak boleh foto sembarangan gitu. Kita berjalan menuju salah satu kios yang menjual baju lucu dan membeli beberapa baju disana. Setelah itu, kita masuk ke salah satu toko yang menjual aneka aksesoris lucu seperti daiso kalau di Korea. Dan itu merupakan keputusan yang salah 😦 kenapa? KARENA MEMES JADI KALAP PENGEN BELI SEMUANYAAAA huhuhuhu.. Disana aku nemuin boneka yang selama ini aku pengen >.< dengan  harga yang yaaah…agak pricey juga sih tapi ya gakpapa, namanya juga ngidam :’)

img_2857

Salah satu dagangan di Platinum Mall

Setelah muter-muter Platinum Mall akhirnya lapar pun melanda kita :’) harus banget diisi makanan sesegera mungkin. Food Court lah penyelamat kita. Di dalam Platinum Mall terdapat food court yang besar dan ada berbagai jenis makanan yang dijajakan. Masalah harga juga tidak terlalu mahal untuk ukuran food court di sebuah mall besar. Untuk rasa juga jangan ditanya lagi…rasanya juga enak ! Aku beli padthai (lagi) untuk makan siang dan Nana beli semacam nasi kuning dengan lauk ayam dan juga sup ayam bening. Rasanya enak bangeeeeet >.<

img_3197

Padthai

img_3195

Nasi Kuning Ayam dan Sup Ayam

Dan abis kita makan, baru deh pulang ke hotel dengan bawa koper yang isinya baju semua wkwkwk. Bener-bener kalap deh hari itu kita belanjanya hahaha dasar cewe >.<

Setelah sampai hotel kita kelaperan lagi dong hahaha ini perut atau apa sih? Ya iyalah laper, orang padthai tadi judulnya makan siang, kan yang ini makan malam lol. Makan malam kali ini dipersembahkan oleh warung halal Aisyah Rosdee. Aku memesan Bakso kuah dan juga bakso bakar. Rasanya lumayan enak, rasa baksonya beda banget sama bakso yang ada di Indonesia. Aku gak bisa jelasin gimana rasa baksonya itu yang jelas bener-bener beda. Sepertinya pemakaian tepungnya beda, dan jumlah dagingnya juga beda. Kalau di Indonesia masih berasa kasar teksturnya, walaupun bakso yang kecil pun juga gak terlalu alus dan kesat. Kalau yang aku makan ini teksturnya alus dan kesat banget, rasanya juga sedikit hambar.

img_2893img_2892

Dan malam harinya (bisa dikatakan tengah malam) aku pengen banget tuh pergi ke kawasan Khaosan Road, rencanannya sih sendiri karena Nana gak mau diajakin pergi tengah malem begitu. Tapi akhirnya Nana ikut juga hahaha. Ternyata benar, Khaosan Road memang hidup saat malam hari-pagi buta. Banyak makanan aneh yang dijajakan seperti bamboo worms, silk larvae, red ants crickets,scorpions, dan water bugs.


Banyak juga yang menjual padthai, springrolls, aneka juice, martabak ala thailand dan masih banyak lagi. Diskotik dan berbagai hiburan malam pun tersedia disana. Di khaosan Road juga terdapat spa kaki (dipatil ikan (?) ) dan pijat tradisional ala Thailand

img_2903

Sepi. Jalan menuju Khaosan Road

img_2904

Khaosan Road

img_2907

Jalan yang bisa tembus sampai ke Thai Cozy House

Di Khaosan Road pun aku beli padthai lagi untuk yang ketiga kalinya. Entahlah, aku udah suka banget sama yang namanya Padthai ini. Tapi sayangnya padthai yang aku beli di Khaosan Road ini rasanya gak terlalu enak, dan harganya juga cukup mahal 50 baht per porsi.

img_2912

DCIM103GOPROGOPR0333.

seporsi padthai yang gak terlalu enak 😦

Setelah puas banget jalan-jalan di Khaosan Road, kita balik ke hotel. Siap-siap tidur biar besok lebih fresh untuk jalan-jalan lagi >.<

Trip to Bangkok Part IV

Perjalanan udara ke Bangkok kali ini cukup menyenangkan. Kondisi kesehatan aku yang berangsur membaik membuat semuanya menjadi lebih menggembirakan, and I’m so excited. Lama perjalanan dari Jakarta – Bangkok memakan waktu kurang lebih 3,5 jam dan menjadi gak berasa lama karena di pesawat aku tidur mulu sampai akhirnya udah tiba di Bangkok hehehe.

img_2836

Don Mueang Airport (DMK)

Waktu menunjukkan pukul 16.00 waktu setempat (Bangkok dan Jakarta tidak ada perbedaan waktu) saat kita tiba di Don Mueang Airport. Setelah mengambil koper, kita menuju tempat pembelian SIM Card untuk membeli SIM Card local Bangkok (True Move). Harganya cukup terjangkau dengan fasilitas bisa internetan unlimited dengan kuota yang cukup besar juga (aku lupa berapa besar kuota yang didapat waktu itu). Kita hanya membeli satu SIM Card untuk berdua dan aku numpang wifi aja lewat tethering wkwkwk. Bisa lebih hemat kalau kita perginya banyak orang, beli satu simcard untuk dibagai per jumlah orang di dalam satu rombongan lol. Selesai dengan urusan SIM Card, kita menuju ke counter taksi untuk memesan taksi yang akan membawa kita ke Thai Cozy House. Sengaja kita gak pakai bis karena bawaan kita yang terlalu banyak hahaha. Gak mungkin kan, naik bis dengan menggotong-gotong koper yang segede gaban. We’re princess after all hahahaa sok banget sih.

fullsizerender-4

Nana with her belongings

Ada beberapa pilihan untuk mencapai ke kawasan Khaosan Road dari Don Mueang Airport:

  1.  Taxi
    Naik taksi merupakan cara yang paling mudah untuk menuju kawasan Khaosan Road, karena sepertinya semua pengemudi taksi di Bangkok pasti tahu tentang Khao San Road. Kalau penerbangan teman-teman sampai pada malam hari dan mendarat di Don Mueang Airport, mungkin cara terbaik adalah naik taksi, karena dari Don Mueang tidak ada jalur BTS/MRT ke Khao San Road.
  2. Tuk Tuk
    Satu lagi cara termudah menuju ke Khao San Road adalah naik angkutan khas kota ini, TUKTUK. Tapi memang teman-teman harus pandai menawar untuk mendapatkan tarif terbaik, karena kalau tidak, kadang naik tuk tuk bisa jadi lebih mahal daripada naik taxi.
  3. Chao Phraya Express Boat
  4. Bus 

Taksi meluncur dengan kecepatan sedang, membelah kota Bangkok yang tidak begitu ramai waktu itu. Cukup mudah menemukan alamat Thai Cozy House, karena memang letaknya yang berada di dekat kawasan Khaosan Road. Hanya berjarak satu blok untuk berwisata malam di kawasan Khaosan Road dari Thai Cozy House ini. Sesampainya di hotel, kita langsung check in dan memberi uang deposit yang kemudian kami diberi kunci kamar dan juga kertas kecil berisi uname+password wifi yang ternyata tiap hari berbeda uname+password nya (gak tau ini kenapa beda hari dibedain juga uname nya lol).

img_3202

Thai Cozy House

img_2899

Voucher wifi

Kamar yang kita pilih ukurannya gak terlalu besar juga gak sempit banget, ya lumayan lah dengan harga yang terjangkau juga.

img_2834

Kamar di Thai Cozy House

Setelah beberes semuanya, kita memutuskan untuk tidur aja malam itu. Biar badan aku juga lebih fit besok paginya dan bisa explore Bangkok sepuasnya. Kita cuma keluar untuk cari makan di Aisyah Rosdee, salah satu kedai makanan halal yang letaknya dekat banget dari hotel cuma beberapa meter saja. Kita beli beef rice dan ternyata porsinya itu porsi kuli (banyak banget) hahaha >.< setelah kenyang baru deh kita tidur cantik biar besok bangun badan sehat dan lebih segar 😀

Trip to Bangkok Part III

img_3207

SOLO –JAKARTA – BANGKOK

Hari yang ditunggu-tunggu tiba, hari ini..Sabtu kita berangkat ke Jakarta untuk seterusnya terbang ke Bangkok dari bandara Soekarno Hatta. Perjalanan udara dari Solo menuju Jakarta kali ini seakan lebih seru dari yang biasanya aku rasain (ya mungkin karena kita mau pergi ke Bangkok kali ya hehehe).

Pukul 15.00 WIB kita tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta dan harus menunggu mbak Ria yang akan jemput kita. Mbak Ria ini adalah teman seperjuangan (?) aku, kita dipertemukan karena sama-sama suka ADA Band lol. Udah lama banget kita temenan, dan udah aku anggap seperti kakak aku sendiri. Oke back to the topic, udah sejam kita nunggu mbak iia, tapi dia belum juga muncul 😦 biasa kan..Jakarta pasti macet. Setelah beberapa jam kita nungguin, akhirnya mbak iia dateng juga, waktu itu udah nunjukin pukul 17.30 WIB. Langsung deh kita meluncur ke kantor mbak iia dulu yang ada di daerah Gandaria baru setelah itu kita makan di Gandaria City.

Perjalanan dari bandara menuju kantor inilah yang berasa menyedihkan buatku. Karena waktu itu mbak iia nyetirnya gak terlalu halus dan ngebuat aku dan Nana jadi mabok gitu, omg hahahaha. Bener-bener yang ngerasa pusing dan mual banget. Sampe akhirnya di Gancit, aku sama Nana berpisah,..Nana nemuin Mas Satria (pacarnya) dan aku sama mbak iia nyari makan di salah satu resto korea (lupa namanya). Kata salah satu selebtwit sih itu enak, tapi bagiku gak enak sama sekali (mungkin karena aku dalam posisi yang lagi mual banget dan udah pengen tiduran aja). Disitu kita makan, aku yang mual banget merasa gak jenak makannya. Udah pengen pulang aja huhuhuhu, tersiksa banget deh pokoknya. Sesampainya di kost’an mbak iia, langsung deh itu aku keluarin semua yang ada di perut biar lega. Aku kasih minyak, minum obat mual dan dibuat tidur berharap besok pagi udah sembuh karena besok pagi musti terbang ke Bangkok ><

Minggu pagi, hari yang seharusnya mengggembirakan sedikit menjadi abu karena kondisi kesehatan aku yang gak kunjung membaik. Semalaman gak bisa tidur, dan mual terus sampai pagi. Tapi tetap dong, harus berangkat ke Bangkok hehehe. Singkat cerita, aku dan Nana udah sampai di Bandara Soetta, udah checkin dan tinggal nunggu berangkat aja. But my condition getting worst loh, aku makin pusing dan mual sampai2 Nana nyaranin kalau kita batalin aja trip ke Bangok kali ini. HEOL..NO!!! I WONT DO THAT! Akhirnya aku ke dokter yang ada di terminal 3 Soetta, aku diperiksa ternyata emang tensiku rendah banget dan bikin pengaruh ke pencernaan (mual). Dokternya kasih aku obat pusing dan mual untuk diminum, dan Alhamdulillah setelah minum obat itu, aku merasa agak mendingan. YEAAAAY >..< dan, perjalanan pun dimulai…

See you @ Trip to Bangkok Part IV

Trip to Bangkok (Part II)

img_3207

Mendekati hari H, ada sedikit kesalahpahaman yang bikin heboh pagi-pagi. Hari Kamis pagi, Nana tiba-tiba ngasih tau kalau nama kita gak ada di list penumpang air asia tujuan Jakarta-bangkok, pun sebaliknya, adanya nama orang lain. Aku yang masih berat banget buat buka mata karena semalem begadang nonton drama korea, jadi melek seketika..gak percaya !

M : “Ha? Serius? Salah sebut kode booking kali”

N : “gak yo. Udah bener. Aku tadi sampai ngulang beberapa kali ke mbaknya. Dan udah dicek bener2 gak ada”

M : *langsung bangun* oke, ntar aku coba konfirmasi lagi. Tenang sik (tenang dulu). Gak usah panik. Gak mungkin dia nipu”

Langsung deh, buka laptop dan cek di web air asia. Dan ternyata ada !!!!  Buat mastiin lagi, aku telfon deh itu call center air asia

M : “halo mbak, saya mau konfirmasi nama penumpang dong untuk keberangkatan dari Jakarta-Bangkok PP. Atas nama Meutia MS dan Septiana RS”

O : “kode bookingnya berapa ya mbak?”

M : *nyebutin kode booking*

O : *ngulang kode booking dengan pengucapan, ex: alfa, delta dll* “ada kok mbak, ini sudah ada semua di list penumpang untuk Jakarta-Bangkok PP”

M : “oke. Udah fix ada ya mbak? Terimakasih”

NANAAAA……dia udah buat panic pagi-pagi hahaha jambak juga nih anak! Ternyata oh ternyata…waktu mbaknya operator ngucapin pelafalannya, dia salah sebut.. dan Nana cuma ngiyain aja karena mungkin gak gitu denger hahahaha.

Waktunya booking hotel >.< Kita booking hotel lewat booking.com. Sempet bingung sih mau stay dimana, karena bandingin harga dan harus di tempat yang strategis. Ada beberapa rekomendasi dari para blogger dan juga penulis dan semuanya bikin galau wkwkwk. Tapi setelah bandingin harga dan diskusi sama Nana, akhirnya kita pilih Thai Cozy House. Kenapa?

  1. Harganya yang relative murah dengan fasilitas yang lumayan lengkap dan nyaman 
  2. Lokasi yang cukup strategis karena dekat dengan Khaosan Road dan tempat wisata seperti Grand Palace, Wat Arun, Wat Po dll
  3. Transportasi bisa menggunakan kapal, bus, tuk-tuk dan juga taksi (agak jauh dengan MRT)
  4. Bagi yang muslim, gampang banget dapet halal food disekitar Thai Cozy House, hanya beberapa meter di dekat hotel. Dan ada beberapa kedai makanan yang harus banget dicoba (di dekat hotel ada gang yang isinya pasar kaget waktu malam hari, disana jual berbagai macam jajanan)

Minusnya : harus deposit dulu sebesar 500 baht (kalau g salah inget huhuhu)

Pas semua udah clear dan tinggal jalan,.. eh Nana tetiba pengen nambah bagasi 30 kg aja nih >.< waoow…langsung deh, aku yang bertugas buat pesenin semuanya. Hubungin call center buat nambah bagasi sekalian ngabarin kalau emailnya diganti aja karena itinerary bakal di kirim ke email (awalnya pake email dari flyingpromo). Inipun juga ada syaratnya, yaitu suruh kirim dulu scan/foto paspor kita sebagai bukti ke air asia by email. Udah clear kan masalah transportasi (transport dari Solo-Jakarta juga udah beres), tinggal email ke Thai Cozy House, konfirmasi tentang kedatangan kita. Buat jaga-jaga aja sih, siapa tau waktu kita book di situ booking.com tapi belum masuk ke daftarnya mereka. Setelah semuanya udah clear..bener-bener clear, baru deh bisa tenang >.< dan dalam hati ngucapin “SEE YOU SOON BANGKOK!!!!!!!!”

Btw ini untuk tips aja ya kalau pengen cepet dibales :

  • Setelah baca dan paham sama isi BM, dan yakin mau booking tiket yang mana, langsung aja tuh kasih chat detail booking’an. Biar masnya juga cepet prosesnya. Seneng kan kalau dapet tiket promo murah! Gak Cuma Bangkok, ke Seoul pun juga murah via KL. KL-Seoul PP biasanya Cuma sekitar 1,7 jutaan. MURCE KAN !!!! Yuk, cus follow mereka!

 

CP :

Twitter : @flyingpromo

Line : flyingpromo

Ps : ini bukan promosi yak…bener-bener murni pengalaman sendiri :p

Trip to Bangkok (Part I)

img_3305

Wuuah, akhirnya balik juga setelah beberapa saat gak update dan balik lagi dengan blog yang baru, karena yang lama lupa passwordnya  >.<

Kali ini aku mau cerita tentang trip dadakan aku ke Bangkok bulan September  tahun kemaren. Sebenernya udah dari kemaren-kemaren sih pengen nulis, tapi apa daya..stok foto ada di kamera Nana semua. Jadi deh nunggu ketemu Nana lagi buat ambil foto hahahaha.

Yes! Bangkok ! THAILAND ! siapa sih yang gak ngerti sama negara satu ini?? Pasti pada tau semua kan ya, negara yang terkenal dengan negara gajah putihnya ini adalah merupakan destinasi yang rame banget dan sering banget dikunjungi sama orang-orang Indonesia (dan dari Negara lain tentunya) . Kenapa rame?  Ya, mungkin karena Thailand ini memiliki daya tarik tersendiri di bidang kuliner, wisata alam, dan juga fashion. Yang aku tau, makanan di Thailand ini terkenal enak, murah dan beragam..ya gak jauh beda lah ya sama Indonesia hehehe. Untuk masalah fashion…Thailand khususnya di Bangkok ini, warganya update banget masalah fashion terkini. Ada beberapa pusat perbelanjaan yang menjual baju-baju lucu, unik, dan modern dengan harga yang murah dan pastinya kualitasnya juga bagus dong.

Well, kembali ke cerita awal. Rencana perjalanan ini diawali waktu aku sama nana lagi pergi ke salah satu mall di kota solo, waktu itu kita lagi asik nyruputin chatime yang gak abis2,..eh iseng aja kepikiran pengen pergi ke Bangkok dan ternyata Nana juga pengen banget kesana. Jadilah kita bahas ini itu, cari tau semua hal tentang Bangkok lewat kaskus, blog orang dll. Dan akhirnya……OKE KITA BERANGKAT BULAN AGUSTUS YUK!!! Taapiiii…, waktu kita cek en ricek, gada promo sama sekali buat ke Bangkok dong..mahal semua hahaha :’) itu yang bikin kita sempet mikir “ya udah deh, pending dulu sampe nemu promo murah”.

Bulan demi bulan telah kita lalui, dan cinta kita tak akan pernah berakhir (apasih) hahaha…udah bulan agustus aja nih. Udah pasrah..ya udah gak usah dulu aja. Aku juga mau fokus lagi jadi jobseeker, cari lowongan sana sini, daftarin semua, ikut tes tapi selalu mentok pas wawancara *sorry curcol* wkwkwk. Pas tanggal 31 Agustus 2015, ada sebuah BM masuk dari salah satu travel agent. Doi sering banget kasih info promo air asia baik domestic maupun luar negeri. -APA NAMANYA SIS? MAU DONG SIS!- uwuwuwuwu…sabar dong sis hahaha *aduh maap kalo jasdi selftalk* namanya FLYING PROMO (tolong diinget baik-baik ya). Dulu aku tau akun flying promo itu dari twitter, pokoknya di fav dulu deh, dan ikutan iseng add bbmnya+simpen nomer hapenya, siapa tau dapet rejeki dan dapet tiket promo yang murah buanget. Ye kan…ye kan????

Isi BM dari flying promo itu intinya ngejelasin kalo ada promo dari Jakarta-Bangkok seharga 800 ribu pp. SIAPA YANG GAK LANGSUNG MUPENG COBAAAAAAAAAA…ya, walaupun sebenernya kita carinya yang dari jogja sih biar deket. Tapi ya kalau ada kesempatan gini kenapa gak dicoba hehehe. Langsung deh tuh abis dapet BM, akunya heboh ngehubungin Nana, dan nyuruh Nana buat contact ke whatsappnya karena bbm aku gak dibales2. Nana pun juga dibalesnya lama (karena kebanyakan nanya kali ya) hahaha. Singkat cerita, aku yg jadi keep contact sama adminnya buat masalah tiket ke Bangkok. Kita pesen tiket Jakarta-Bangkok PP buat 2 orang, sama bagasi berangkat 20kg, pulang 20kg. Clear kan, udah transfer dan dikasih kode booking juga, tinggal pesen hotel aja nih di booking.com yeyeyeyaaay 😀 (kita stay di Thai Cozy House – info penginapan ada di postingan selanjutnya–).

Cerita Bangkok Part 1 sampai disini dulu. Bakal posting lagi buat part 2 yang lebih seru. See you..